Minggu, 10 Agustus 2014

CERPEN - Cinta Terlarang Sakura (Sasuke)




Panas matahari membangunkannya. Membuatnya kegerahan dengan sinarnya yang menerobos masuk jendela kamarnya. Sakura, gadis itu punya rutinitas khusus setiap jam 1 siang. Dia sudah kecanduan tidur siang. Tidak begitu lama, hanya satu jam setengah ia tidur. Tapi hari ini matahari terik sekali, sampai-sampai dia kepanasan. Hingga dia bangun sebelum waktunya.
Sakura terlihat malas sekali. Dia mengucek-ngucek matanya. Menguap. Dia mulai bangun dan menuju kamar mandi. Cuci muka.
Dia memeriksa hp-nya, kalau-kalau ada pesan masuk.
“tidak ada.” Ucapnya lirih.
Di usianya yang ke-17 harusnya dia dalam masa cantik-cantiknya. Gadis-gadis pada umumnya sudah mulai mengenal cinta dan sedang bahagia-bahagianya oleh cinta. Salah satu tandanya, hp mereka ramai dengan sms juga telepon dari someone special mereka. Tapi Sakura tidak. Dia masih manja kepada mamahnya. Tepatnya dia menutupi kesepian sudut hatinya dengan manja itu.
Sebenarnya Sakura sudah disapa oleh yang namanya cinta. Tapi tidak semua cinta membawa bahagia. Orang itu hanya ada dalam mimpinya.
“hanya di dalam mimpi hal yang tidak mungkin menjadi mungkin. Karena itu kamu hanya ada dalam mimpiku.”gumamnya dalam hati.
…………..
“aku menyukaimu, aku mau kau menyukaiku juga!” ucap Sakura mantap. Entah apa yang mampu membuatnya nekad seperti itu.
“seandainya saja garis darah kita tidak sama.”  Jawabnya.
“tidak bisakah?”
“aku juga menyukaimu, tapi….”
“tapi apa?”
“ini tidak mungkin.”
“…..” Sakura diam.
“kita tidak mungkin bersama.” Jelas orang itu dan kemudian dia melangkah pergi.
…………….
Sejenak Sakura teringat saat itu. Kejadian di saat dia masih smp. Sejak pengakuan itu, hubungan mereka yang hangat menjadi dingin. Awalnya mereka berteman baik. Orang itu terlihat sangat mengagumkan bagi Sakura. Sikapnya, wajahnya, suaranya, semuanya. Sakura menyukai semua yang ada pada orang itu. Dan setelah lulus mereka sekolah di tempat berbeda. Mereka terpisah jauh. Sakura hanya pulang sebulan sekali, orang itu juga. Dan bila ada kesempatan bertemu pun orang itu langsung menghindar.
……………
Sakura membuka pintu depan rumahnya. Semilir angin mengusap kulitnya. Sakura keluar dan memandang langit biru dengan sedikit awan putih.
“cerah sekali.” Ucapnya.
Dia memeriksa jemurannya dan memilih yang sudah kering. Sakura mendengar suara sepeda motor melintasi jalan depan rumahnya.
“hai, sakura.” Sapa orang itu ramah. Kemudian berlalu.
Sakura terbengong-bengong. Dia tak percaya orang yang barusan lewat itu adalah orang itu.
“kenapa tiba-tiba jadi begini? Biasanya dingin sekali.” Sakura bertanya-tanya dalam hatinya.
“bertemu pun seperti tak mau.” Tambahnya.
Setelah selesai dengan jemurannya, Sakura memeriksa hp-nya lagi. Satu pesan masuk, nomor baru.
“Sakura, bagimana kabarmu sekarang? Maaf atas sikapku selama ini. Kamu pasti merasa tak enak, begitu juga aku. Aku ingin memperbaiki hubungan kita. Aku ingin memulai lagi persahabatan kita.
Sasuke.”

“rupanya dia juga sedang berada di sini. Aku tak menyangka.”batin Sakura.
Sepertinya, mereka berdua minggu ini pulang. Sakura dan Sasuke pulang pada minggu yang sama.
“Baiklah.”
Hanya seperti itu Sakura membalas pesan dari Sasuke. Ia tak tahu harus menulis apa lagi. Baginya ini terlalu mendadak.
Hp-nya bergetar lagi. Pesan dari Sasuke.
“Aku ingin bicara denganmu. Di markas kita. Jam 4.”
“Markas itu, …..” pikir Sakura.
Mereka memang punya markas. Tempat mereka belajar bersama, dulu. Markas itu adalah sebuah gubuk di tengah sawah. Tempat itu cukup nyaman untuk belajar dengan hembusan angin yang sejuk. Kipas angin alami, mereka menyebutnya sepeti itu. Bukan hanya mereka berdua saja yang belajar bersama disana, masih ada dua orang lagi.
“jam berapa sekarang?” Sakura bertanya pada dirinya sendiri.
Ternyata sudah jam tiga. Gadis itu menjadi panik. Satu jam lagi dia akan menemui Sasuke. Tentunya dia ingin berpenampilan baik. Dia segera mandi, kemudian memilah pakaian yang dianggap cocok. Dalam benaknya dia ingin terlihat natural tapi istimewa.
Akhirnya selesai juga. Dia memilih mengenakan baju hijau kesayangannya. Dia terlihat manis dengan rambut yang terurai panjang dan dipakaii bando. Sekarang sakura siap untuk menemui Sasuke.
“mah, aku mau ke sawah.” Kata Sakura.
“mau apa ke sawah? Tumben?” Tanya mamah.
“main.” Jawabnya singkat.
Langkahnya seperti tak ada keraguan. Hatinya bahagia. Dia akan bertemu orang yang selama ini hanya ada dalam mimpinya.
“aku akan bicara langsung dengannya.” Pikirnya.
Senyum mengembang di wajahnya. Dia merasa jantungnya berdetak tidak normal. Lama Sakura tak merasa deg-degan seperti ini. Ketika sampai di tepi sawah, terlihat markasnya di tengah sawah. Orang itu belum datang.
“bagaimana bisa, dia yang membuat janji malah belum datang? Mungkin dia sedikit telat.”
Sakura melanjutkan langkahnya menuju gubuk itu. Ia menyusuri jalan yang disebut galengan dengan hati-hati. Tiba disana ia duduk dan menunggu. Ia memandangi sawah disekelilingnya. Hijau, daun padinya bergoyang-goyang ditiup angin. Rambut sakura yang terurai pun indah ditiup angin.
Tak terasa cukup lama ia menunggu. Orang yang ia tunggu tak juga datang. Sampai langit mulai berwarna jingga. Matahari seperti mulai tenggelam ke dalam sawah. Orang itu belum juga datang.
“benarkah dia tak datang? Jahat sekali. Dia bilang ingin bicara, denganku, disini. Tapi, ….” Sakura bicara sendiri.
“Sakura, ya ampun. Bodoh sekali kamu. Mana mungkin dia berani menemuimu.” Tambahnya.
“sudahlah, aku pulang saja.”
Ketika hendak melangkahkan kaki untuk pulang, Sakura melihat orang yang ia tunggu berlari menyusuri petak-petak sawah. Orang itu berlari menghampirinya. Sakura menghela napas dan kembali duduk. Orang itu pun sampai di hadapan Sakura.
“ma-maafkan aku, Sakura.” Kata Sasuke dengan sedikit ngos-ngosan.
“…..” Sakura hanya diam.
“jangan marah dong! Maaf, aku telat. Aku harus mengantar Ibuku ke dokter. Maagnya kambuh.” Sasuke mencoba untuk menjelaskan.
“jelas telatlah….” Batin Sakura. “lalu sekarang bagaimana keadaan Ibumu?”
“sekarang sudah lebih baik, Ibu harus istirahat untuk beberapa hari.”
Sakura mengangguk-angguk. Ia terlihat imut, Sasuke pun mengusap-usap rambut Sakura seperti anak kecil. Sasuke tersenyum.
“aku harap hatimu juga aku siap dengan semua ini.” Sasuke memulai.
“ya, aku harap.”
“karena garis darah, kita tak mungkin bersama dengan ikatan seperti itu. Tapi kita masih bisa berteman baik. Aku menjadi kakakmu dan kamu menjadi adikku.”
Mereka terdiam sejenak. Mata mereka saling menatap. Tak terasa mata Sakura juga mulai berbicara. Air matanya jatuh. Sakura menangis.
“meski tak semudah bila diucapkan. Coba jalani saja.”
“baik, akan aku coba.” Jawab Sakura. Ia menghapus air matanya sendiri.
“mana kelingkingmu?”
Merekapun menyilangkan kelingking.
“sudah sore. Ayo kita pulang!” ajak Sasuke.

Mereka pulang bersama melewati setiap petak sawah. Sakura memandang punggung orang itu. Ia berjalan di belakangnya. Matahari tersenyum simpul meski seperti hendak tenggelam ke sawah. Suara kodok bersahut-sahutan mengiringi langkah mereka pulang.

Apa yang Ingin Aku Ceritakan 2

Berakhir atau belum aku tak tahu. Kisahku, karena aku juga tak tahu apakah kamu masih mau terlibat di dalamnya. Sampai detik ini aku masih menyangkal bahwa kisah ini terlarang. Aku belum bisa menerima kenyataan pahit ini. Sakit rasanya. Harusnya aku sudah terbiasa. Tapi mengapa? Mengapa masih saja terasa sakit?
Sebenarnya, aku bisa dibilang cukup beruntung. Hahaha, beruntung apanya? Ya, jika saja kamu bersikap sama sepertiku yang terus menyangkal kenyataan ini. Pasti akan lebih sulit. Namun, masalahnya ada pada diriku saja yang tak mau menerima. Aku mencoba menerima, aku sakit. Aku merasa tidak terima, aku sakit. Aku diam pun, aku tetap sakit.
Beberapa waktu lalu, aku merasa dekat sekali denganmu. Aku bisa mendengar suaramu. Bahagianya. Dan sekarang jalan menujumu buntu kembali, semuanya. Aku hanya bisa mendengar kabarmu dari orang lain. Sakit. Karena ada yang lebih tahu tentang dirimu daripada aku. Kenapa kau tak mau bercerita langsung padaku? Kenapa bukan aku yang kau ajak bercerita? Aku marah. Tapi bagaimana aku marah?
Jika kau membuang kartu itu atau bahkan mematahkannya. Tega sekali kamu! Jika kau tak ingin mempertahankan kartu itu, berati aku tak berarti. Jelas. So’ berarti berarti banget aku buat kamu. Sedihnya. Sesedih apapun aku, sesakit apapun aku, kamu gak peduli.
“Biarkan saja mengalir seperti air”. Namun, bukankah hanya ikan mati saja yang hanyut mengikuti aliran air. Ada air terjun pun ikan mati tetap ikut terjun. Sedangkan ikan hidup, akan melawan arus. Terus aku harus menjadi ikan mati yang menerima saja kemana arus akan mengalir bahkan ke air terjum sekalipun hah?
Aku ingin berakhir bahagia, bersamamu ataupun tidak. Tapi bagaimana bisa? Benarkah ini jalan yang terbaik? Jika keputusanmu bulat, maka lihatlah keputusanku yang ku buat segitiga. Aku tak mau memaksamu lagi untuk mengikuti keputusanku. Walau sebenarnya aku sangat ingin memaksamu. Terserah. Sudah cukup.
Aku benar-benar bertekad. Tapi tidak kali ini saja aku pernah bertekad seperti ini. Tak pernah bertahan lama, dan akhirnya aku kembali lagi. Aku tak tahu, tekadku yang sekarang akan bertahan lama atau tidak.
Mungkin bagimu, aku adalah orang terbodoh. Aku rela seperti ini lama sekali. Tapi kamu juga harus tahu, kalau orang terbodoh ini sangat menyukaimu. Tak ada manusia lain yang menyukaimu seperti aku. Aku berharap kelak kamu akan menyesal. Karena kamu tak mau mencoba bertahan denganku. Ingat itu!!
Kamu sudah mengambil separuh hatiku. Ingin aku berikan separuhnya lagi untukmu. Agar aku tak merasakan lagi menyukaimu, aku tak punya hati. Dan kelak aku akan menemukan seseorang yang rela memberikan seluruh hatinya untukku. Agar aku menyukainya. Kemudian aku dan dia akan saling menyukai dan memahami. Walaupun dengan satu hati. Hati itu akan menjadi milik kami.

Setidaknya jika memang tidak bisa mersama, berpisahlah baik-baik denganku. Tidak dengan seperti ini. Rasanya seperti diberi harapan kosong. Jahat sekali. Ingin sekali aku ngomel panjang lebar di hadapanmu. Tapi bagaimana bisa? Aku hanya bisa menulisnya disini. 

Rabu, 16 Juli 2014

Layang-layang merah

Sebenarnya cerpen ini aku buat hampir setahun yang lalu. Tentunya aku buat untuk sasukeku tersayang. Cerpen ini adalah hadiah ulang tahun untuknya. Aku sangat menyukainya, sangat sangat sangat sangaaaat menyukainya. Bacalah dan hayati setiap katanya!!!!

Selalu menyempatkan waktu datang ke tempat itu. Tempat padi yang berkecambah hingga layak untuk dipanen.
“ ma… aku pergi ke sawah.” Ujar Melody dengan ceria.
Tempat yang penuh lumpur itu adalah tempat yang telah dibasahi keringat orang tuanya selama bertahun-tahun. Semenjak menginjak jenjang SMA, perilakunya semakin manja. Tak heran bila sekolahnya berada di tempat yang jauh dan membuatnya jarang pulang.
Sawah, tempat yang memiliki sejarah yang indah. Bukankah kau akan mengingatnya jika kau menganggapnya berarti? Karenanya hal kecil menjadi besar.
Berdiri di sana lagi, di bawah pohon kelapa. Melody mencoba mengulang kejadian itu lagi. Menatap langit, merasakan angin yang menerpa tubuhnya, berharap harapan yang menjulang setinggi gunung terbawa terbang. Tentu akan membuat perasaannya ringan. Tapi tak pernah terjadi.
            “sebenarnya aku tahu, aku mengerti, layang-layang merah benangnya telah putus dan tebawa angin ke seberang sana. Tak akan kembali………..” ucapnya lirih pada angin, angin yang membawanya pergi menjauh darinya. Sebenarnya dalam hatinya menangis, sedangkan gadis itu berdiri terpaku di tepi sawah.
            Sampai merasa puas menerbangkan angan-angannya ke langit demi menyusul sang layang-layang merah, melody beranjak pergi dengan kaki yang terasa berat. Pulang ke rumah, tempat yang hangat yang melindunginya dari dingin yang disebabkan oleh angin dan sikap mereka yang bisa disebut orang yang so’ tau dan selalu bersikap dingin. Hingga membekukan hatinya. Namun melody masih sanggup bertahan hidup dengan kehangatan kasih sayang orang-orang di rumah tercinta.

……………

Kurang dari 24 jam Melody berada di sarangnya, sungguh waktu yang sangat cepat berlalu seperti suara lirih yang ditelan angin. Melody berangkat kembali ke tempat menimba ilmu, di kota yang dipenuhi orang-orang dengan topeng yang sangat telihat menyebalkan. Ia menyebutnya dunia nyata. Tapi semangatnya harus mengalahkan keengganannya menghadapi manusia-manusia itu. Ia hanya tak ingin mengecewakan orang yang sangat disayangi, orangtuanya. Begitulah alasannya setiapkali asa dalam hatinya mulai tumbang.
“Sudah waktunya, sebentar lagi.” Lirih melody berucap. “bahkan batang hidungnya tak terlihat sampai sekarang. Sejauh itukah angin membawanya pergi?” lanjutnya.
Melody berangkat diantar Mamah dan Bapaknya hingga ke tepi jalan. Angkot berwarna kuning, angkutan perbatasan, begitulah yang tertulis di kanan-kiri tubuh mobil tua itu, membawanya pergi menjauh. Jauh ke kota yang mayoritas berisi orang-orang sibuk dengan dunianya sendiri, tak peduli, tak pernah bertegur sapa.

………………

Jalanan yang jelek sedang ditapaki sang angkot, cocok sekali dengan penampilan berkarat, berdebu, menggambarkan keprihatinan diantara angkot usang dan jalan yang jelek. Melody terbawa alunan jeleknya jalanan, kemudian ia tersadar bahwa ia tengah disapa sawah yang berbaris rapi di sepanjang jalan. Layang-layang merah tetap melayang-layang di kepalanya, sebenarnya dalam kenyataan telah diterbangkan angin entah kemana. Akan kah angin berbaik hati bertiup dengan berbalik arah untuk mengembalikan hal yang pernah menjadi miliknya? Lalu bagaimana keandaan layang-layang merah selama ini? Apakah terjatuh di kali, lalu hanyut dan tenggelam? Ataukah tersangkut di pohon yang tinggi hingga membuatnya tercabik-cabik rantingnya? Apa mungkin ia bersama orang lain yang menganggapnya berarti? Menyayanginya?
“Aku berharap, aku berharap, angin akan mengembalikannya walaupun aku tahu anginlah yang membawanya pergi….” Gumamnya dalam hati.

……………….

“Inilah keinginan terdalam, yang paling ku ingini. Aku ingin bersamamu layang-layang merahku. Dulu kamu membuat hari-hariku merona. Berkata apa yang kamu rasakan sama denganku. Tapi megapa? Mengapa? Mengapa kau tak turut membawa warna merona yang kau goreskan di hati? Kau hanya pergi sendiri, membiarkan aku dengan warna merona yang menimbulkan unek-unek yang setiap detik bertambah banyak.”  Begitulah isi lamunan melody hari ini. Walaupun penumpang angkot hampir penuh, mereka tak berucap dan mungkin terbawa lamunan masing-masing.

……………….

Melody berhasil merahasiakannya, melipatnya dengan sangat rapi dan menyimpanya dalam-dalam. Orangtuanya tak tahu. Gadis kecil mereka sudah merasakannya, cinta. Tapi, bukankah cinta harusnya membawa bahagia?

………………

Di sawah, hari bersama dengannya. Orang spesial dalam hati Melody adalah orang yang menerbangkan layang-layang merah bersamanya. Hanya dia, dia yang selalu hadir dalam angan dan tak nyata dalam kenyataan. Setiap melody berusaha mengejarnya, ia pergi dengan angin ke atas sana, ke tepian langit dan menghilang.
Dia, namanya menimbulkan pobia yang sangat parah bagi Melody. Kerena hanya mendengarnya jangtungnya jadi salah tingkah, dum-dum-dum begitu detaknya dengan tidak normal.
Melody yang sedang bediri menanti layang-layang merah tersentak terkejut.
“aku mengenalnya, jemarinya yang menutup kelopak mataku. Benarkah?” hati melody berbisik.
Melody segera meraih jemarinya, membuka mata, dan berbalik.
“benar…..” refleks berperan menggerakan tangan Melody untuk memeluknya.
Laki-laki itu hanya tersenyum, senyum paling manis bagi Melody.
“aku menyayangimu…. harusnya benang diantara kita adalah benang terbaik di dunia.” Katanya kemudian.
“kenapa?”
“agar angin tak mampu memutuskannya,”
“karena aku masih ingin dilambungkan dengan cintamu, bersamamu….”
Tangannya membelai rambut Melody yang terurai panjang.
“jangan pergi lagi…..” ternyata mata Melody mulai berbicara, air mata membanjiri kebahagiaan yang ia rasakan sekarang.
“tak akan,” jawabnya.
Terbangun, hal yang disesalkan Melody karena ia baru saja menyadari, itu semua hanya mimpi. Rasa sebal tiba-tiba menggumpal, hatinya seakan menyalahkan jalan berlubang yang membuatnya terjedak jendela yang menjadi sandarannya. Ternyata melody ketiduran, selembut itukah alunan yang ditumbulkan jalan butut.
Orang itu hanya ada  dalam mimpinya, dalam kenyataan ia tak pernah hadir. Hanyalah bayangan abstrak yang selalu mengikuti kemanapun Melody pergi.

…………….

Kenapa?
Kenapa sesuatu yang dinamakan cinta hadir di antara kita?
Jika ada benteng nan tinggi menjulang,
Jurang yang dalam, samudera yang luas,
Atau kita berada di ujung dunia yang berbeda?
Bukankah tak akan sampai jika kita melakukan hal yang sama
Diam.
Sekarang tak ada kata
Tak ada cerita
Tapi berat sekali mengapus warna merona itu
Sampai sekarang sampai warna mulai memudar
Jejakmu masih tertera.
Seberapa bahayanya jika kita bersama?
Seburuk itukah akibatnya?
Tak pernah habis
Terus bermunculan pertanyaan, aneh
Hanya karena satu sebab
Aku mencintaimu.

………………………

Senin, 14 Juli 2014

apa yang ingin aku ceritakan

Okeh, aku akan mulai bercerita. Jangan protes! Karena ini mengenai "apa yang ingin aku ceritakan". Sebelumnya terimakasih karena sudah meluangkan waktu untuk membaca.

Alhamdulillah, sekarang aku sudah lulus dari SMAN 2 Ciamis. Sekarang aku sedang menikmati libur panjang. Aku mulai masuk kuliah bulan september nanti. Universitas Galuh, ya aku sudah terdaftar sebagai mahasiswa disana. Aku memilih prodi matematika di FKIP. Karena aku ingin menjadi anak yang patuh kepada orang tua, aku menuruti keinginan mereka. Aku berharap keputusan yang kuambil ini benar, dan kelak aku bisa membanggakan mama-bapakku.

Aku ingin menemukan dunia yang indah dan damai. Orang yang akan menjadi duniaku nanti, aku ingin dia juga mau menerima orang-orang yang aku sayang. Aku ingin dia mau menerima mereka untuk tinggal di duniaku yang indah dan damai. Aku mengharapkan kehidupan yang bahagia seperti manusia lain.

Bagi mereka yang berada di kehidupanku dengan topengnya, aku tak tahu pasti tapi aku bisa merasakannya. Semoga dengan berjalannya waktu mereka bisa tulus. Karena aku rasa akupun tulus.

Untuk kenyataan yang bagi sebagian diriku masih menyakitkan. Jelas aku punya banyak harapan yang menuntut kenyataan itu berubah menjadi bahagia untukku, entah bagi yang lain. Aku rasa, masih egois, belum berpikir dewasa. Dan aku akan terus belajar untuk menjadi dewasa, mandiri, dan mampu bersahabat dengan dunia.

Sepertinya kehidupanku cukup rumit. Kapan-kapan lagi aku akan bercerita. Maaf jika ada sesuatu yang tidak berkenan. Terimakasih ^^

Sabtu, 02 Maret 2013

Bawang Putih

Kemarin kan aku ikut LKTI di SMANDA, karena masih ada beberapa yang yantol di kepala, aku pengen bagi-bagi informasi yang masih kuingat tentang "bawang putih". OK kita mulai yuKKK!

Bawang putih pertama kali digunakan di Asia Tengah pada tahun 3000SM. Bangsa-bangsa yang menggunakannya yaitu, Mesir, Yunani Kuno, Yahudi Kuno, Korea, Cina, Indonesia. Mereka menggunakan bawang putih sebagai obat-abatan dan sebagai pengusir roh jahat.
Bawang putih merupakan umbi lapis berwarna putih. Biasanya tumbuh di dataran tinggi dengan tanah yang gembur dan tidak digenangi air. Bawang putih tumbuh berumpun, terdiri dari 8-20 siung(anak bawang). bawang putih tumbuh tegak 30-75cm.
Bawang putih merupakan tumbuhan yang aling banyak menandung sulfur, karena itulah bawang putih bau. Walaupun begitu, bawang putih memiliki manfaat yang banyak seperti dapat menurunkan kolesterol, menurunkan tekanan darah tinggi, dapat mengobati batuk dan pilek.

Minggu, 06 Januari 2013

ARTI KATA "SHIPPUDEN"


ARTI KATA "SHIPPUDEN"

Buat para fans Naruto pasti sudah tidak asing lagi dengan kata "SHIPPUDEN". Dan saya sangat yakin bahwa sebagian besar fans sudah tau arti kata tersebut, namun saya juga sangat yakin bahwa ada juga sebagian fans Naruto yang masih tidak tau arti dari kata "shippuden".

Nah pada kesempatan kali ini saya akan mencoba
menjelaskan arti sekaligus makna dari kata Shippuden yang... melekat pada judul (Naruto Shippuden).

Shippuden merupakan sebuah kata dalam bahasa jepang yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa inggris dapat berarti berarti (Huriccane Chronicles). Dalam bahasa Indonesia, kata tersebut bisa diterjemahkan menjadi (kisah badai topan) atau (kisah angin badai). Dengan kata lain, "Naruto Shippuden" dapat berarti : "Naruto, kisah angin badai".

maksud dari naruto shippuden ini adalah, menceritakan tentang Perjalanan Naruto yang sedikit banyaknya memang identik dengan elemen angin. Seperti kita ketahui bahwa pada Naruto part I, naruto masih belum mengetahui jenis cakranya. Dan pada Naruto part ke II ini Naruto mulai mengetahui jenis element yang dia miliki ketika dia mempelajari jurus barunya rasen shuriken.. Dia baru mengetahui bahwa dia memiliki jenis cakra berelement angin. Dengan menggabungkan element angin miliknya dengan rasengan, Naruto dapat menciptakan jurus yang sangat dahsyat. Dan tentunya Naruto Shippuden kisah angin badai lebih seru dari Naruto part I yang masih angin sepoi-sepoi ^_^
http://ranmaki.blogspot.com

Minggu, 09 Desember 2012

4 Kiat Untuk Tetap Termotivasi



Menjadi sukses adalah impian semua orang. Tentunya untuk itu diperlukan motivasi yang kuat untuk mengatasi tantangan untuk mencapai apa yang Anda inginkan. Motivasi ini harus ditumbuhkan dari dalam diri sendiri. Anda bisa saja membaca ratusan buku atau pergi ke puluhan seminar untuk memperoleh suntikan motivasi, namun hal yang sering terjadi adalah kenaikan emosi sesaat untuk berubah. Barangkali ini bertahan satu atau dua minggu dan setelah itu Anda merasa semuanya kembali menjadi biasa-biasa saja seperti kondisi yang lama. Pernahkah merasa begitu?
“Motivasi adalah pohon yang Anda siram dengan kedisiplinan diri”
Bagaimana caranya supaya Anda tetap termotivasi untuk bekerja mencapai tujuan yang diinginkan? Intinya motivasi adalah seni berkomunikasi dengan diri sendiri. Komunikasi ini melibatkan perasaan yang Anda rasakan melalui emosi yang muncul. 
Komunikasi juga merupakan inti dari percakapan coaching dimana seorang coach perlu mampu mendengarkan, bertanya, dan menggali informasi dari kliennya dengan tujuan agar ide-ide baru muncul yang berguna bagi kemajuan si klien tersebut,

Lantas apa bedanya antara perasaan dan emosi?
Contohnya begini, jika Anda merasa bersalah maka emosi yang muncul bisa ketakutan dihakimi, ingin melarikan diri, dsb. Jika Anda merasa bahagia, emosinya bisa berupa keceriaan, kegembiraan, keinginan berbagi, dsb. Emosi timbul sebagai akibat dari perasaan yang terjadi didalam diri.
Jadi sebetulnya mudah untuk hidup termotivasi. Kuncinya adalah rasakan hal-hal yang membahagiakan dan bayangkan kesuksesan yang akan Anda raih. Saya jamin Anda akan termotivasi untuk bekerja.
Selain itu ada beberapa tips yang ingin saya berikan agar Anda bisa termotivasi kapanpun dan dimanapun:
1. Selalu konsisten
Kemudahan timbul dari kebiasaan. Motivasi pun sama. Ia memerlukan kedisiplinan sehingga Anda terbiasa hidup dengan motivasi. Ada ungkapan bagus yang mengatakan, “Sesuatu yang Anda ulangi tiap hari selama 21 hari akan menjadi kebiasaan”. Saya anjurkan Anda untuk mempraktekkannya. Mulai dengan hal yang sederhana seperti tersenyum dihadapan cermin, mengatakan “Yes” sebelum bekerja, dan banyak lagi.
2. Bertanggung jawab
Anda perlu seseorang yang bersedia mengingatkan Anda untuk tetap berada di tujuan. Ia bertugas memberikan dukungan dan menjadi mitra bertukar pikiran bagi ide dan gagasan yang Anda punya. Dari sini Anda akan merasa bertanggung jawab untuk memberikan yang terbaik baginya. Proses mencapai tujuan menjadi lebih mudah dengan hadirnya seseorang yang menjadi cermin diri Anda.
3. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang bervisi sama
Kalau Anda mau menurunkan berat badan, pastikan Anda bersama teman-teman yang mempunyai tujuan sama. Kalau Anda ingin membangun bisnis, bertemanlah dengan orang-orang yang sudah berkecimpung di dunia bisnis atau mereka yang mau memulai bisnis. Anda bisa memperoleh energi dan motivasi dari mereka. Akan sangat mudah untuk termotivasi ketika Anda memperoleh support. Apa yang Anda rasakan sebagai rintangan ketika bekerja sendiri bisa teratasi dengan bantuan dan dukungan teman-teman yang bervisi sama.
4. Fokus pada proses, bukan tujuan
Ini yang sangat penting. Seringkali Anda turun mental ketika dihadapkan pada kesulitan mencapai tujuan. Fokuslah pada proses. Setiap proses memerlukan waktu. Entah cepat, entah lambat. Tujuan Anda sudah jelas, namun perjalanan menuju kesana bisa berliku dan naik turun. Dengan fokus pada proses Anda terhindar dari beban mental karena sekarang Anda memegang kendali atas proses itu sendiri, bukan dikendalikan oleh target untuk mencapai tujuan.
Sekarang Anda lebih tahu bahwa motivasi merupakan kunci untuk meraih sukses. Yang Anda perlukan sekarang adalah kemauan kuat untuk menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Seperti apa kata pepatah “Ada kemauan ada jalan”. Selamat mengerjakan dan jangan lupa hargai diri Anda disetiap momen keberhasilan sekecil apapun itu.


http://www.pengembangandiri.com/articles/78/1/Motivasi-Diri--Tips-Berguna-Untuk-Meraih-Sukses/Page1.html

Jumat, 07 Desember 2012

Team 7: Naruto, Sasuke, Sakura dan Guru Kakashi

 Mereka adalah anggota dari team 7, ada  Uzumaki Naruto, Haruno Sakura dan Uchiha Sasuke yang dibimbing oleh Hatake Kakashi. Kerjasama team 7 sangat baik dalam menjalankan misi yang ditugaskan oleh Hokage.







Jam Tidur Orang Asia Lebih Sedikit Dibanding Orang Luar


Kualitas dan lama tidur bisa dipengaruhi oleh beragam faktor seperti usia, kebiasaan, kondisi kesehatan, tingkat kecemasan dan konsumsi obat-obatan. Sebuah penelitian menemukan bahwa lama dan kualitas tidur bisa dipengaruhi oleh ras juga. Orang kulit hitam dan orang Asia tidur lebih singkat dibanding orang kulit putih.

Dalam presentasi pertemuan tahunan Associated Professional Sleep Societies di Boston, para ilmuwan melaporkan bahwa jumlah dan kualitas tidur setiap orang bervariasi antar etnis. Orang kulit hitam, Hispanik dan Asia lebih sedikit jam tidurnya dibanding orang kulit putih.

Penelitian ini dipimpin oleh Mercedes Carnethon, profesor kedokteran preventif di Northwestern University. Dalam penelitiannya, ia memilih 439 orang dewasa secara acak di wilayah Chicago dari buku telepon untuk berpartisipasi. Para relawan berusia 35 - 64 tahun dan terdiri dari orang kulit putih, keturunan kulit hitam, Hispanik dan Asia.

Secara keseluruhan, para peneliti menemukan bahwa orang kulit hitam, Hispanik dan Asia tidur lebih singkat dibanding orang kulit putih.

Orang kulit hitam rata-rata tidur selama 6,8 jam dalam sehari, orang Hispanik dan Asia rata-rata selama 6,9 jam dan orang kulit putih rata-rata selama 7,4 jam.

Perbedaan ini tetap bertahan setelah peneliti menyesuaikan faktor lain yang dapat mengganggu tidur seperti berat badan, diabetes, tekanan darah tinggi dan faktor risiko penyakit jantung.

Peneliti juga menganalisis faktor sosial ekonomi seperti pendidikan dan tingkat penghasilan.

Orang kulit hitam ditemukan memiliki kualitas tidur yang buruk dan hanya orang Asia yang mengaku merasa mengantuk di siang hari.

"Temuan ini merupakan salah satu temuan kami yang menarik dan kami berniat untuk mengeksplorasi secara mendalam lebih lanjut. Apalagi penelitian mengenai kebiasaan tidur orang Asia masih sedikit," kata Carnethon seperti dilansir Time Healthland, Jumat (15/6/2012).

Para penulis menduga, sebagian besar perbedaan pola tidur antar ras dapat dihubungkan dengan faktor lingkungan atau geografis, bukan gen atau karakteristik fisik seperti variasi struktur wajah yang bisa mengganggu pernapasan.

Misalnya, Chicago adalah kota yang relatif terpisah di mana orang kulit hitam dan Hispanik cenderung hidup di daerah yang tingkat polusinya tinggi, lebih bising dan lebih tinggi tingkat kejahatannya sehingga lebih mudah terganggu tidurnya.

"Saya kira faktor-faktor sosial lebih mungkin menjelaskan perbedaan kualitas dan lama waktu tidur yang kami amati," kata Carnethon. 

Sumber:http://health.detik.com/read/2012/06/15/185905/1942600/763/orang-asia-jam-tidurnya-lebih-sedikit-dibanding-orang-bule?l771108bcj

Kamis, 22 November 2012

Analytical Exposition


Generic Structure dari Analytical Exposition.
Thesis - Berisi masalah yang akan di bahas.
Argument - Berisi alasan - alasan atau berupa fakta untuk memperkuat thesis.
Retteration - Berisi tentang kesimpulan dari semua pembahasan.

Contoh :
Writing for Money Online

The emergence of the internet has given internet entrepreneurs many ways to make money. Writers are one group that have benefited from their talents as a result in the rise of internet based jobs.

Blog writing is an increasingly popular way to earn money online determined by the owner of the blog. They are very popular because of tBlogs are usually written on a certain subject area but can vary as its content is heir simplicity to get up and running. There are many free websites out there that will help you set up your own blog if you choose to go that route because blog plus advertisement is a potential money

Article writing is also good money to earn money online. Make sure to gear your articles to promote and advertise you own business ventures. These articles are a free way to market the products and services you offer for free. The most effective advertising with these articles comes from the dialogue box that is inserted at the end of each article. These dialogue boxes contain links to basically any website you would like to drive traffic to. For instance, you might have one link in your dialogue box to a product you are selling and one to a blog where you are promoting a discussing other products.

Writing takes some time to gain credibility through but once it’s done’ earning potential can become very powerful.

tips-tips


Cara dan Tips Merawat Baterai Laptop Agar tetap Awet
Cookies media akan memberikan sedikit tips singkat dalam hal merawat baterai laptop anda agar tetap awet dan tahan lama ketika dipakai. hal yang akan di bahas disintidak banyak, cukup simpel dan mudah dilakukan.
- Gunakanlah Laptop sesuai aturan !!
Ketika anda membeli laptop, tentunya anda mendapatkann sebuah buku petunjuk penggunaannya bukan? dituliskan bahwa anda tidak boleh menggunakan laptop pada sirkulasi udara yang minim seperti menggunakan laptop diatas benda benda lunak seperti kasur , bantal dll. Dengan adanya sirkulasi udara yang minim juga akan berpengaruh ke baterai laptop anda. Biasanya menggunakan USB FAN.
- Pergunakan baterai dan Charger Yang sesuai !!
Laptop memiliki ukuran masing masing, baterai yang anda gunakan harus sesuai dengan kebutuhan arus listrik laptop, begitu juga a dalam menggunakan charger, jangan pernah anda menggunakan charger yang tidak sesuai dengan ukuran volt baterai, misalnya changer laptop toshiba digunakan untuk acer. dikhawatirkan berbeda arus. Atau Changer laptop digunakan untuk changer netbook dsb. Pastikan kedua duanya sesuai. Saya menyarankan untuk membeli diQuetlet bergaransi resmi merek laptop anda.
- Lepaslah Baterai Laptop ketika menggunakan laptop dalam waktu lama!!
Ketika anda ingin menyelesaikan tugas anda yang membutuhkan waktu yang cukup lama, maka saya menyarankan untuk melepas baterai anda, dan gunakan changer langsung saja. Ngecass laptop sekaligus di operasikan itu juga akan berpengaruh pada baterai. Ketika anda melepas baterai, simpanlah baterai tersebut ditempat kering.
Itulah sedikit kutipan mengenai perawatan baterai laptop, semoga dapat bermanfaat dan menjadi solusi cerdas anda. dengan begitu baterai anda dapat bertahan lama, ketika baterai anda rusak pada waktunya silahkan beli baru di Outlet Resmi.

ayamku


Hehe, aku mau cerita seikit tentang aktivitasku kalo aku pulkam. Meski ada sedikit modifikasi dari kejadian yang sebenarnya, ta’ apalah. Karena aku penulis amatir, wajarkan kalau ceritanya agak gimana gitu -wes, hahay..-  Aku tuh suka banget ma ayam, aku mulai ceritanya tapi lihat dulu foto sama salah satu ayamku Ok!


“Kukuruyuk…”  kokok ayam membangunkan tidurku. Pagi yang cerah, walau dengan perasaan malas aku membereskan tempat tidur. Seketika tanganku refleks menutupi kadua mata karena silau saat membuka tirai di kamar. “Huaaam” , sesekali aku menguap hingga aku sampai di kamar mandi dan mencuci muka.
Ya, aku memang jadi malas mandi jika hari libur. Kusapa mama-bapaku, mereka membalasku dengan hangat. Seperti biasa mama sudah menyiapkan sarapan, tapi aku bergegas memberi makan ayam-ayam kesayanganku dulu. Kusiapkan makanan  ayam yang berupa dedak yang diaduk dengan air. Ku bagi di setiap tempat makanan yang ada di belakang rumah. Pintu kandang ayam ku buka, dan ayam-ayamku berlarian keluar dengan berdesakan mencoba menjadi yang pertama menyantap hidangan dariku.
‘’Petok-petok, ciak-ciak…” ramai sekali. Aku menunggu perut mereka besar,pertanda mereka kenyang. Saatnya aku menangkap satu-persatu ayamku yang gemuk-gemuk, kuusap-usap bulunya yang lembut. “Pokoknya tanganku harus menyentuh kalian semua!” kataku pada ayam yang kurang akrab denganku. Aku memang seperti itu, orangtuaku sudah tak aneh lagi karena itu adalah kebiasaanku.
Selesai juga, kemudian aku melanjutkan aktivitasku. Aku mensterilkan tanganku dengan sabun. “Ayo sini sarapan” mamaku memanggilku untuk sarapan bersama. Wusssh… bagaikan secepat kilat aku sudah sampai di ruang makan. Hangat sekali suasana seperti ini, rasanya bahagia. Aktivitasku selanjutnya adalah bersih-bersih rumah, setelah selesai barulah aku mandi. Hehehehe selesai……